Sejarah Kota Pontianak

Selasa, 20 November 2012

0 komentar


Provinsi Kalimantan Barat terbentuk tanggal 1 Januari 1957. Pembentukannya berbarengan dengan provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Pada awal kemerdekaan, wilayah Kalimantan Barat merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan.
Penghuni pertama Kalimantan Barat diperkirakan hidup di kawasan pantai dan pinggiran Sungai Kapuas. Pada abad ke 5, mereka sudah menjalin hubungan dagang dengan India, Cina, dan Timur-Tengah. Mereka termasuk dalam rumpun Melayu.
Di Kalimantan Barat sedikitnya pernah berdiri 13 kerajaan. Kerajaan-kerajaan tersebut adalah Tanjungpura, Sukadana, Simpang, Mempawah, Sambas, Landah, Tayan, Meliau, Sanggau, Sekadau, Sintang, Kubu, dan Pontianak. Tumbuhnya kerajaan tersebut bermula dari kedatangan Prabu Jaya, anak Brawijaya dari Pulau Jawa.
Tahun 1598, Belanda mulai mendarat di Kalimantan. Namun kolonialisme baru mencengkram Kalimantan pada abad ke 17. Ketika itu, Belanda dan Inggris berusaha untuk menguasan perdagangan. Sementara itu, Kerajaan Bugis juga berusaha menguasai Kalimantan. Mereka kemudian mendirikan kerajaan baru di Mempawah. Selain itu, lahir pula Kesultanan Pontianak, yang pada masa pemerintahan Sultan Hamid menggabungkan diri dengan Republik Indonesia.
Pada abad ke 19, Belanda dan Inggris semakin intensif memaksakan monopoli dagangnya di berbagai kesultanan. Mereka juga menyebarkan agama kristen. Agar bisa mendominasi perdagangan, mereka harus mematahkan berbagai perlawanan beberapa kesultanan dan suku yang tidak mau tunduk. Pada awal abad ke 20, Belanda telah menguasai daerah pedalaman. Namun tahun 1930, Belanda baru berhasil menduduki Kalimantan, Kecuali Kalimantan Utara yang dikuasai oleh Inggris.
Dalam abad ke 20 ini, mulai bermunculan gerakan-gerakan kebangsaan. Berbagai pergerakan merupakan cabang pergerakan di Jawa. Hal ini disebabkan oleh sistem perhubungan Kalimantan dengan Jawa yang sudah mulai baik. Rakyat yang merasa tertekan oleh penjajah Belanda, membentuk wadah-wadah perjuangan.
Organisasi politik pertama yang berdiri di Kalimantan Barat adalah Syarikat Islam tahun 1914. dalam waktu singkat, Syarikat Islam berkembang dengan cepat, dimana perkembangannya ditunjang pula oleh para raja dan bangsawan. Pada tahun 1922, lahir organisasi baru beraliran komunis, bernama Syarikat Rakyat. Organisasi ini dipimpin oleh Gusti Sulung Lelanang, mantan aktivis Syarikat Islam.
Organisasi lainnnya yang terbentuk di Kalimantan Barat adalah Muhammadiyah. Cabang organisasi Islam ini dibuka oleh dua orang guru agama dari Sumatera Barat. Mulai tahun 1932, Muhammadiyah berkembang pesat, mereka membuka cabang di Pontianak, Sungai Bakau Kecil, Singkawang, dan Sambas.
Tahun 1936, Partai Indonesia Raya (Parindra) membuka cabangnya di Kalimantan Barat. Setelah itu, mereka membuka cabang di beberapa wilayah Kalimantan Barat seperti di Pontianak, Ngabang, Sambas, dan Singkawang. Selain pergerakan yang merupakan cabang dari Jawa, muncul pula organisasi politik lokal seperti Persatuan anak Borneo. Namun organisasi ini berada di bawah pengaruh Belanda, dan tidak berperan dalam memunculkan kesadaran kebangsaan.
Pada bulan Februari 1942, Jepang mendarat di Kalimantan dan langsung mengambil alih kekuasaan Belanda. Jepang kemudian melarang organisasi politik dan melakukan pemaksaan dan peindasan terhadap rakyat. Berbagai kegiatan rakyat dipusatkan untuk tujuan perang Jepang. Kungkungan dan kekejaman Jepang berakhir ketika “Sang Saudara Tua” ini kalah dalam perang, menyerah terhadap sekutu.
Berita proklamasi kemerdekaan sampai di Kalimantan Barat tanggal 18 Agustus 1945. setelah berita proklamasi ini menyebar, para pejuang Kalimantan Barat segera membentuk organisasi yang diberi nama Panitia Penyongsong Republik Indonesia (PPRI). Setelah itu, mulailah era usaha mempertahankan kemerdekaan.
Upaya untuk mewujudkan pemerintahan Republik Indonesia di Kalimantan Barat mendapat kendala karena Belanda kembali menguasai daerah ini. Perjuangan untuk mengusir Belanda dilakukan dengan jalan militer dan politik. Di jalan militer, pada pejuang melakukan serangan-serangan terhadap pos-pos pertahanan Belanda. Di bidang politik, perjuangan dilakukan dengan mendirikan berbagai organisasi perjuangan, seperti Gabungan Persatuan Indonesia (Gapi), Persatuan Bangsa Indonesia Sambas (Perbis), Pemuda Indonesia Merdeka (PIM), Gerakan Indonesia Merdeka (Gerindo), Persatuan Muslim Indonesia (Permi), dan Gerakan Pemuda Indonesia (Gerpindo).
Belanda melakukan berbagai penangkapan terhadap pejuang. Akibatnya banyak pejuang yang terpaksa menyingkir ke daerah pedalaman. Mereka kemudian membentuk satuan-satuan semi militer dengan beranggotakan bekas Heiho dan penduduk. Perjuangan melawan Belanda semakin sengit ketika Belanda bermaksud mendirikan negara Kalimantan. Lewat Konferensi Meja Bundar (KMB), Belanda menjadikan Kalimantan Barat sebagai negara bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS).
Namun keberadaan RIS tidak diterima rakyat. Akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan dan Kalimantan kembali menjadi bagian dari Republik Indonesia. Sebagai gubernur Provinsi Kalimantan setelah pembubaran RIS, diangkat Dr. M. Murjani.
Setelah pembentukannya, yaitu, tanggal 1 Januari 1957, Kalimantan Barat mulai menata pemerintahan. Namun karena situasi keamanan baik lokal maupun nasional belum stabil, pemerintahan ketika itu tidak bisa memperbaiki tingkat kehidupan rakyatnya. Setelah berbagai kekacauan berakhir, yang diakhiri dengan penumpasan terhadap peristiwa G30S/PKI, pemerintah daerah Kalimantan Barat dapat melakukan perbaikan kehidupan dan kesejahteraan rakyat.

GEOGRAFI DAN TOPOGRAFI WILAYAH
Kota Pontianak merupakan Ibukota Propinsi Kalimantan Barat yang terdiri dari 6 (enam) kecamatan dan terbagi menjadi 29 (dua puluh sembilan) kelurahan dengan luas 107,82 km² . Kota Pontianak terletak pada Lintasan Garis Khatulistiwa dengan ketinggian berkisar antara 0,10 meter sampai 1,50 meter diatas permukaan laut.
Kota Pontianak dipisahkan oleh Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Landak dengan lebar = 400 meter, kedalaman air antara 12 s/d 16 meter, sedangkan cabangnya mempunyai lebar 250 meter. Dengan demikian Kota Pontianak terbagi atas tiga belahan yakni :
  • Belahan Utara dengan Kecamatan Pontianak Utara
  • elahan Timur dengan Kecamatan Pontianak Timur
  • Belahan Selatan dengan Kecamatan Pontianak Selatan
  • Belahan Barat dengan Kecamatan Pontianak Barat 
  • Belahan Tenggara dengan Kecamatan Pontianak Tenggara
  • Bagian Kota dengan Kecamatan Pontianak Kota


Tinggi permukaan tanah dari permukaan laut antara 0,8 s/d 1,5 meter
Struktur tanah merupakan lapisan tanah gambut bekas endapan Lumpur Sungai Kapuas. Lapisan tanah liat baru dicapai pada kedalaman 2,4 meter dari permukaan laut
Kota Pontianak termasuk beriklim tropis dengan suhu yang tertinggi ( berkisar antara 28 –32 derajat C dan suhu rata –rata pada siang hari 30 derajat C )
Kota Pontianak terletak pada garis lintang 0 derajat bertepatan dengan garis Khatulistiwa dan 109 derajat, 20 menit, 00 detik Bujur Timur
Rata – rata kelembapan nisbi dalam daerah Kota Pontianak maksimum 99,58 % dan minimum 53 % dengan rata – rata penyinaran matahari minimum 53 % dan maksimum 73 %


SUMBER :
http://www.gkkdpontianak.com/index.phpoption=com_content&view=article&id=22&Itemid=29

Manfaat Daun Pinang

0 komentar

Air rebusan dari biji pinang digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan ( kremi, gelang, pita, tambang), mencret dan disentri oleh masyarakat desa Semayang Kutai- Kalimatan Timur. Selain itu digunakan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memeperkecil pupil mata. Biji dan kulit biji bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman biji pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, dikecamatan Air Besar Kalimantan Barat.   Sementara bagi masyarakat Papua umumnya, pinang muda digunakan bersama dengan buah sirih untuk menguatkan gigi. Selain sebagai obat penguat gigi, masyarakat pesisir pantai desa Assai dan Yoon-noni, yang didiami oleh suku Menyah, Arfak, Biak dan Serui (Papua), biji pinang muda digunakan sebagai obat untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan oleh kaum wanita dengan cara memasak buah pinang muda tersebut dan airnya diminum selama satu minggu.   Umbut pinang muda digunakan untuk mengobati patah tulang, dan sakit pinggang (salah urat). Selain itu umbut dapat juga dimakan sebagai lalab atau acar.
  Daun pinang berguna untuk mengatasi masalah tidak nafsu makan, dan sakit pinggang. Selain sebagai obat, pelepah daun digunakan untuk pembungkus makanan dan bahan campuran untuk topi.   Sabut pinang rasanya hangat dan pahit, digunakan untuk gangguan pencernaan, sembelit dan edema.   Biji pinang rasanya pahit, pedas dan hangat serta mengandung 0 ,3 - 0 ,6 %, alkaloid, seperti arekolin (C 8 H 13 NO 2 ), arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine dan isoguvasine. Selain itu juga mengandung red tannin 15 %, lemak 14 % ( palmitic, oleic, stearic, caproic, caprylic, lauric, myristic acid), kanji dan resin. Biji segar mengandung kira-kira 50 % lebih banyak alkaloid dibandingkan biji yang telah mengalami perlakuan. Arekolin selain berfungsi sebagai obat cacing juga sebagai penenang, sehingga bersifat memabokkan bagi penggunanya. Mengingat kandungan kimia tanaman pinang (alkaloid arekolin) mengandung racun dan penenang sehingga tidak dianjurkan untuk pemakaian dalam jumlah besar.

SUMBER :
http://tempatonlineku.blogspot.com/2012/07/resep-cara-membuat-kue-lidah-kucing.html

Cara Membuat Kue Lidah Kucing

0 komentar




Bahan :

300 gr Margarin & Mentega
175 gr Gula halus2 butir Kuning telur
½ sdt Vanilla pasta
½ sdt Perenyah cookies (optional)

275 gr Tepung terigu
25 gr Susu bubuk full cream

1 sdm Gula pasir
100 cc Putih telur


Cara Membuat Kue Lidah Kucing :
1. Kocok / mixer margarin dan mentega bersama dengan gula halus, perenyah cookies, dan pasta vanilla hingga pucat, kemudian tambahkan kuning telur, lalu kocok lagi hingga mengembang.
2. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, sambil di ayak dan aduk sampai rata.
3. Kocok putih telur di mangkuk lain hingga mengembang kemudian masukkan gula dan kocok terus hingga kaku.
4. Secara bertahap, masukkan adonan putih telur kedalam adonan mentega sambil diaduk hingga rata.
5. Tuang adonan yang sudah jadi kedalam plastik segitiga, kemudian semprotkan pada loyang kue lidah kucing. Selanjutnya oven hingga kue berwarna kuning keemasan dan matang.

Tips saat membuat Kue Lidah Kucing agar renyah dan berhasil :
Jangan memanggang / meng oven kue lidah kucing dalam oven yang bersuhu terlalu panas. Karena akan  membuat kue menjadi kering dan gosong di bagian tepi kue nya, namun bagian tengah kue masih lembab dan belum crispy / renyah seperti yang kita harapkan.

SUMBER :
http://tempatonlineku.blogspot.com/2012/07/resep-cara-membuat-kue-lidah-kucing.html

Bahaya Air Raksa Bagi Lingkungan

0 komentar


Apa itu Air Raksa atau Merkuri?
Air raksa atau merkuri adalah sebuah elemen yang berasal dari kerak bumi. Manusia tidak bisa menciptakan atau memusnahkan merkuri ini. Merkuri termasuk salah satu logam berat, dengan berat molekul yang tinggi.
Merkuri adalah logam yang ada secara alami dan satu-satunya logam yang berwujud cair pada suhu kamar. Logam murninya berwarna keperakan, cairan tak berbau, dan mengkilap. Bila dipanaskan sampai suhu 357 oC, air raksa akan menguap dan akan meleleh pada suhu -38,9 oC. Bentuk-bentuk lain dari merkuri secara alami dapat ditemukan dalam elemen-elemen yang dapat dijumpai di udara, air, dan tanah yang dapat berbentuk elemen atau logam merkuri, senyawa-senyawa merkuri anorganik dan merkuri organik.
Logam merkuri banyak digunakan dalam industri produksi gas khlor dan soda kaustik, termometer, tambal gigi, baterai, lampu neon, dan lampu mobil. Khusus untuk termometer, merkuri jauh lebih akurat daripada yang menggunakan alkohol karena mudah sekali dipengaruhi oleh perubahan suhu meskipun harus dilakukan pewarnaan terlebih dahulu.
Selain digunakan dalam industri pabrik, merkuri juga banyak digunakan untuk kegiatan penambangan emas tradisional tidak berizin (PETI)—biasa disebut “air kuik” oleh penambang tradisional—untuk mengekstrak logam emas.
Bagaimana Senyawa Merkuri Berada di Lingkungan Sekitar Kita?
Di samping senyawa-senyawa merkuri dalam bentuk senyawa dasar yang meluruh/lepas dari batuan alam yang terlepas dari batuan-batuan kerak bumi, senyawa-senyawa merkuri lainnnya diproduksi oleh industri-industri dalam jumlah kecil untuk kegunaan khusus seperti bahan-bahan kimia maupun farmasi.
Sedangkan, jumlah besar dari senyawa-senyawa merkuri ini dihasilkan dari hasil sampingan pada penambangan emas dan aktivitas pengolahan limbah penambangan emas.
Pengelolaan buangan hasil samping penambangan emas dan pengendalian limbah penambangan emas yang tidak benar dan tidak semestinya, baik penambangan emas besar (berijin) maupun penambangan emas tradisional tidak berijin (PETI), yang menyebabkan terdapatnya merkuri pada lingkungan di sekitar kita dikarenakan pembuangan limbah cair (tailing) pada lingkungan perairan di sekitar kita. Demikian juga dengan senyawa-senyawa merkuri, juga dapat memasuki lingkungan udara melalui pembakaran senyawa amalgam merkuri yang mengandung emas (gebosan/emposan) di mana merkuri akan menguap ke udara dan logam emas tertinggal sebagai residu. Uap merkuri tidak berwarna dan bisa terhirup oleh pernafasan memasuki tubuh manusia maupun hewan.
Bahaya Merkuri
Air raksa atau merkuri sangat beracun. Dalam kadar rendah, logam berat ini umumnya sudah beracun bagi tumbuhan dan hewan, termasuk manusia. Merkuri dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf meskipun hanya terpapar dalam tingkat yang relatif rendah. Hal ini terutama berbahaya bagi ibu yang sedang hamil. Perkembangan anak-anak karena senyawa merkuri dapat menyebabkan cacat fisik maupun mental pada kelahiran janin.
Air raksa atau Merkuri terkumpul/terakumulasi dalam tubuh manusia dan hewan melalui siklus (daur) rantai makanan, terutama dalam beberapa jenis ikan dan kerang-kerangan karena lingkungan perairan mereka telah tercemar dengan senyawa merkuri.
Senyawa air raksa atau merkuri yang terikat dengan satu senyawa karbon, akan membentuk senyawa merkuri organik, contohnya metil merkuri. Senyawa merkuri organik dianggap lebih berbahaya dan dapat larut dalam lapisan lemak pada kulit yang menyelimuti inti saraf.
Metil merkuri merupakan merkuri organik yang selalu menjadi perhatian serius dalam toksikologi (ilmu pengetahuan tentang racun). Hal ini karena metil merkuri dapat diserap secara langsung melalui pencernaan ikan, hewan, dan manusia dan akan berakumulasi di dalam tubuh ikan, hewan dan manusia, mengikuti pola rantai makanan.
Senyawa merkuri dapat memasuki tubuh melalui pernapasan dengan kadar penyerapan 80%. Uapnya dapat menembus membran paru-paru dan apabila terserap ke tubuh, senyawa merkuri akan terikat dengan protein sulfurhidril seperti sistein dan glutamine. Di dalam darah, 90% dari metil merkuri diserap ke dalam sel darah merah. Metil merkuri juga dijumpai dalam rambut.
Toksisitas atau tingkat racun merkuri pada manusia dibedakan menurut bentuk senyawa Hg, yaitu anorganik dan organik. Keracunan anorganik Hg sudah dikenal sejak abad ke-18 dan ke-19 dengan gejala tremor pada orang dewasa.
Gejala tremor telah dikenal sejak abad ke-18 yang disebut “hatter’s shakes” (topi bergoyang), karena pada saat itu banyak pekerja di pabrik topi dan wol menderita gejala tersebut.
Gejala berlanjut dengan tremor pada otot muka, yang kemudian merambat ke jari-jari dan tangan. Bila keracunan berlanjut, tremor terjadi pada lidah, berbicara terbata-bata, berjalan terlihat kaku, dan hilang keseimbangan.
Perubahan pada hilangnya daya ingatan dapat juga terjadi pada kasus keracunan Hg dan keracunan kronis akan menyebabkan kematian.
Selain keracunan Hg anorganik, bentuk Hg organik juga menimbulkan keracunan yang sangat berbahaya. Kasus keracunan metil merkuri pada orang, baik anak maupun orang dewasa, diberitakan besar-besaran pasca Perang Dunia II di Jepang, yang disebut “Minamata Disease” atau Penyakit Minamata.
Tragedi “Minamata Disease” ini ditemukan pada penduduk di sekitar kawasan Minamata, Jepang, yang memakan ikan yang berasal dari laut di sekitar Teluk Minamata yang mengandung merkuri yang berasal dari buangan sisa industri plastik.
Gejala keanehan mental dan cacat saraf mulai tampak terutama pada anak-anak. Namun baru sekitar 25 tahun kemudian sejak gejala penyakit tersebut tampak (ditemukan), pemerintah Jepang menghentikan pembuangan Hg.
SUMBER :
http://www.sorikmas.co.id/2012/06/12/bahaya-penggunaan-air-raksa-pada-pertambangan-tradisional/

Efek Rumah Bagi Kehidupan Manusia

0 komentar


Pengertian rumah kaca
Pengertian Efek Rumah Kaca adalah terjadinya suatu proses pemanasan pada permukaan dari suatu benda yang berada di langit yang terjadi dan disebabkan oleh adanya komposisi serta keadaan lingkar atmosfernya tersebut, contohnya adalah planet-planet, satelit buatan indonesia yang berterbangan diangkasa dan sebagainya yang menghimpun di angkasa raya. bisa kita rasakan saat ini betapa bumi sudah menjadi terasa amat panas sekali dan juga mengakibatkan terjadinya tenaga endogen dan eksogen di bumi.
Penyebab Efek Rumah Kaca
di karenakan naiknya konsentrasi pada gas karbon dioksida, kode kimia (CO2) serta gas jenis lainnya yang ada di atmosfer. terjadinya Kenaikan pada konsentrasi gas berupa CO2 ini tidak lain dikarenakan oleh adanya kenaikan yang terjadi pada pembakaran bahan bakar berbagai jenis minyak dibumi, batu bara maupun bahan bakar organik lain yang sudah melampaui batas kemampuan suatu tumbuhan dan air laut untuk dapat menyerapnya.
Prosentase energi yang dapat masuk kedalam bumi ?
25 persen di pantulkan dari awan atau partikel lain yang ada di atmosfer
25 persen di serap oleh awan
45 persen di serap oleh permukaan di bumi
5 persen di pantulkan lagi kembali oleh permukaan di bumi
Energi yang telah diserap lalu di pantulkan kembali kedalam bentuk bernama radiasi inframerah terhadap awan serta permukaan bumi. tapi sebagian besar radiasi inframerah yang dipancarkan bumi tersebut tertahan dengan awan serta gas-gas CO2 dan gas lainnya, untuk dapat di kembalikan lagi ke permukaan dibumi. nah Dalam hal keadaan normal ini sangat diperlukan, dengan adanya effect rumah kaca tersebut perbedaan suhu yang terjadi antara siang maupun pada malam di bumi ini tidak akan terlalu signifikan terjadi dengan kata lain tidak begitu ekstrim.
Selain gas-gas CO2, yang bisa menimbulkan epek rumah kaca adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta terdapat beberapa lagi senyawa organik yang seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas lain ini juga ikut memegang peranan yang sangat penting dalam hal meningkatkan produktifitas efek sebuah rumah kaca.
Akibat Efek Rumah Kaca
menurut wikipedia : Meningkatnya suhu yang terjadi di permukaan bumi akan dapat mengakibatkan terjadi adanya perubahan cuaca (iklim) yang sangat dahsyat di permukaan bumi. Hal tersebut dapat saja mengakibatkan terganggunya kehidupan hutan beserta ekosistem lain akan terganggu, sehingga hal tersebut dapat mengurangi komposisi kemampuannya untuk dapat membantu menyerap karbon dioksida yang ada di atmosfer bumi. Pemanasan global inilah yang akan mengakibatkan pencairan terhadap gunung – gunung es yang terdapat di daerah kutub utara dll, yang dapat pula memicu naiknya permukaan air laut. efek rumah kaca tersebut akan pula menjadi meningkatnya suhu pada air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar.
Menurut perhitungan simulasi, efek dari rumah kaca telah meningkatkan suhu rata-rata bumi 1-5 °C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5 °C sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mengakibatkan suhu permukaan bumi menjadi meningkat.

SUMBER :
http://www.rafflesia.web.id/tech/efek-rumah-kaca.html


Manfaat Daun Kopi

Selasa, 13 November 2012

0 komentar





Kopi adalah sebuah tanaman yang menimpan banyak khasiat. Manfaatnya sangat banyak sekali mulai dari kesehatan, kecantikan, untuk memperakrab suasana dan lain-lain. Jika pada artikel sebelumnya sudah saya bahas mengenai manfaat daun kopo dan bahaya meminum kopi, pada kali ini saya akan coba mengulas apa saja manfaat daun kopi? Karena ternyata daun kopi juga mempunyai khasiat yang luar biasa bagi kesehatan.

Oh, iya ternyata “ngopi” tak selalu dengan biji kopi kopi loh karena di di Payakumbuh, Sumatera Barat, ada kedai kopi yang minumannya dibuat dari daun kopi atau kawa daun namanya. Biasanya cara penyeduhannya bukan di cangkir seperti halnya orang minum kopi, akan tetapi diseduh dalam batok kelapa. Cara pembuatannya tidaklah sulit, yaitu pertama kali daun-daun kopi dikeringkan dengan cara disangrai di atas perapian selama kurang lebih 12 jam. Daun kopi yang telah mengering dicampur dengan air dingin kemudian diseduh sampai mendidih.

Kelebihan air kawa dibanding kopi yang biasanya adalah kandungan kafeinnya yang lebih rendah sehingga tidak membuat anda insomnia setelah meminumnya, selain itu juga tak sepekat kopi dari biji kopi tapi lebih mirip seperti teh.

Beberapa khasiat atau manfaat daun kopi :

1. menurunkan darah tinggi bagi penderita darah tinggi / hipertensi
caranya cuci kemudian rebus sekitar 20 helai daun kopi yang masih muda hingga mendidih dan aduk perlahan sampai airnya berubah warna kemerahan. Campur dengan gula pasir atau gula batu dan minumlah selagi hangat. atau ada juga yang menyebutkan 10 helai daun kopi langsung di makan.
caranya adalah mencampurkan seduhan air kawa dengan telur dan madu.
caranya adalah mencampur air seduhan daun kopi dengan jahe.
2. menambah stamina dan vitalitas
3. menghangatkan badan dan melancarkan saluran pernafasan

SUMBER :
http://kemuh.com/gaya-hidup/kesehatan/manfaat-daun-kopi/
 

Posts Comments

©2006-2010 ·TNB